Rabu, 25 Desember 2013

Philosophy of Science

Nita Dewi Rahmawati
NIM: 10313244015
Pend.Matematika (Internasional) 2010





Filsafat ilmu berhubungan dengan asumsi, yayasan, metode, implikasi ilmu pengetahuan, dan dengan penggunaan serta manfaat dari ilmu pengetahuan. Terkadang disiplin ini mengalami tumpang tindih antara metafisika dengan epistemologi, yakni saat mengeksplorasi apakah hasil ilmiah terdiri dari studi kebenaran atau bukan. Beberapa filusuf ilmu pengetahuan juga menggunakan hasil kontemporer untuk memperoleh kesimpulan tentang filsafat.

Determinism

Nita Dewi Rahmawati
NIM: 10313244015
Pend.Matematika (Internasional) 2010





Determinisme merupakan paham yang menganggap setiap kejadian atau tindakan, baik yang menyangkut jasmani maupun rohani, merupakan konsekuensi kejadian sebelumnya dan ada di luar kemauan. Penganut awal pemikiran determinisme adalah demokritos, yang percaya bahwa sebab-akibat menjadi penjelasan dari semua kejadian. Frederic Le Play (1806-1882) menggunakan pandangan determinisme dalam menganalisa faktor adat dan nilai-nilai budaya tradisional dalam proses pembentukan ketertiban sosial.

Elegi Menggapai Awal dan Akhir Kedua

Nita Dewi Rahmawati
NIM: 10313244015
Pend.Matematika (Internasional) 2010





Tak ada satupun manusia di dunia ini yang tahu kapankah itu awal dan kapankah itu akhir. Kant memberikan contoh bagaimana proses berpikir sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya. Benteng dari filsafat adalah hati. Jadikan hati sebagai penunjuk arah agar tidak salah haluan. Beberapa ahli memiliki teori tentang penciptaan alam semesta. Walaupun masih simpang siur tentang mana yang benar, hal tersebut sudah membuktikan secara pikiran bahwa dunia itu ada mulanya. Ketika berbicara tentang urusan hati, sudah sangat jeals bahwasannya dunia itu diciptakan oleh Allah SWT sehingga awal dan akhirnya nanti bergantung pada kehendak-Nya. Sebagai manusia, kita hanya bisa berserah diri. Marilah kita isi kehidupan di dunia ini dengan hal-hal yang bermanfaat tanpa membuang percuma kesempatan yang sudah diberikan oleh Allah.

Elegi Menggapai Awal

Nita Dewi Rahmawati
NIM: 10313244015
Pend.Matematika (Internasional) 2010





Karakteristik filsafat adalah tentang alam. Setiap benda memiliki karakter tersendiri. Salah satu jenis dari karakter adalah logika. Ada dua hukum dalam filsafat, yakni identitias dan kontradiksi. Hukum identitas ada di dalam pikiran kita. Karakternya relatif terhadap ruang dan waktu. Kontradiksi ada di luar pikiran kita. Contohnya adalah kehidupan nyata. Kontradiksi dalam filsafat bukanlah kontradiksi dalam matematika. Kontradiksi filsafat bukanlah identitas.

Elegi Guru Menggapai Batas

Nita Dewi Rahmawati
NIM: 10313244015
Pend.Matematika (Internasional) 2010





Elegi ini menggambarkan tentang pertentangan antara pandangan filsafat positif dengan pandangan filsafat progresivisme. Pandangan filsafat positif memandang individu dari kacamata harapan dan ukuran individu lain yakni guru dan mengabaikan posisi peserta didik yang menjadi subjek pendidikan. Sedangkan pandangan filsafat progresivisme memandang pendidikan sebagai kebutuhan individu si peserta didik, sehingga ukuran pencapaian bukan berasal dari guru akan tetapi dari peserta didik itu sendiri. Profesi guru bukanlah pekerjaan yang mudah. Banyaknya cemoohan orang lain atas kekurangan, namun untuk menjadi yang terbaik batu kerikil dibutuhkan agar bisa menjadi orang yang lebih baik. Guru bukanlah orang yang sempurna, guru hanyalah manusia biasa dengan segala keterbatasan. Batas dari guru bukanlah hal yang mudah untuk digapai bahkan mungkin tidak mungkin untuk digapai. Namun, dengan berbagai upaya untuk memperbaiki diri batas tersebut diusahakan agar tergapai. Tanpa usaha menggapai batas, menjadikan kita orang yang tidak akan semakin dewasa.

Selasa, 24 Desember 2013

Elegi Pemberontakan Para Berhenti

Nita Dewi Rahmawati
NIM: 10313244015
Pend.Matematika (Internasional) 2010

Berhenti artinya tidak berjalan atau bergerak. Kemampuan untuk berhenti berkaitan erat denagn kekuatan mengontrol. Seringkali kita melupakan waktu untuk berhenti ketika kita memulai sesuatu. Mesin yang dipacu terus menerus tanpa henti akan meledak dan cepat rusak daripada yang secara teratur menjadwalkan kapan waktu untuk mulai bekerja kembali.

Jargon Pertengkaran Guru dan Siswa

Nita Dewi Rahmawati
NIM: 10313244015
Pend.Matematika (Internasional) 2010





Guru dan siswa sama-sama memerlukan satu sama lain di dalam maupun di luar kelas. Kerja sama antara guru dan siswa menjadi kunci utama dalam pembelajaran. Sudah tidak zamannya, seorang guru menyalahgunakan kekuasaannya dalam memaksakan kehendaknya. Saat ini sedang digencarkan tugas guru sebagai fasilitator bagi siswa. Siswa pun tidak boleh semena-mena, mereka harus menghormati adanya guru sebagai seseorang yang memberi mereka semangat dan meluruskan apa yang keliru. Jadi hubungan ini bisa disebut menterjemah dan diterjemahkan.